Tuesday, September 4, 2018

Liga Spanyol Messi Kecilkan Kemampuan Madrid Tanpa Ronaldo

Liga Spanyol Messi Kecilkan Kemampuan Madrid Tanpa Ronaldo

Liga Spanyol Messi Kecilkan Kemampuan Madrid Tanpa Ronaldo


BARCELONA - Pemain depan Barcelona Lionel Messi percaya bahwa Real Madrid lebih lemah setelah ditinggal Cristiano Ronaldo yang hengkang ke Juventus. Menurutnya Madrid bukan lagi favorit memenangkan LIga Champions musim ini.

Messi akhirnya buka suara mengenai kepergian Ronaldo setelah bergabung dengan Juventus pada Juli 2018 dengan mahar dengan 105 juta euro atau Rp107 triliun. Ronaldo pergi setelah memenangkan tiga gelar Liga Champions berturut-turut bersama pelatih Zinedine Zidane di Real Madrid.

Setelah Ronaldo hengkang, Madrid  kalah dalam pertandingan Piala Super Eropa melawan Atletico Madrid tetapi telah memenangkan tiga pertandingan berturut-turut La Liga Spanyol 2018/2019. Meski memiliki awal musim yang baik, Messi mengatakan bahwa Madrid sekarang menjadi lemah karena tak diperkuat  Ronaldo sementara Juventus menurutnya menjadi pesaing mereka dalam perburuan Liga Champions musim ini.



"Real Madrid adalah salah satu tim terbaik di dunia dan mereka memiliki tim yang hebat tetapi jelas bahwa absennya Ronaldo membuat mereka kurang bagus. Sementara Juventus menjadi  favorit yang jelas untuk memenangkan Liga Champions musim ini," kata Messi dikutip dari Euro Sport, Selasa (4/9/2018)

"Ini mengejutkan saya. Saya tidak membayangkan dia meninggalkan Madrid atau bergabung dengan Juventus. Ada banyak tim yang menginginkannya. Ini mengejutkan saya, tetapi dia telah pergi ke tim yang sangat bagus," beber pemain 31 tahun


Messi juga mempertegas sekarang saatnya untuk memenangkan Liga Champions lagi dengan Barcelona, setelah memenangkan trofi itu empat kali dengan klub. Keberhasilan terakhir mereka datang pada musim 2014/2015.

"Sudah waktunya. Kami telah tersingkir di perempat final dalam tiga musim terakhir. Hasil musim lalu di Roma sangat menyakitkan, tetapi kami memiliki skuat yang spektakuler dan kami bisa berjuang untuk itu di musim ini," pungkas pemain yang dijuluki La Pulga itu.

Monday, September 3, 2018

Liga Inggris Cerita Berulang, Guardiola Ingatkan Chelsea dan Liverpool Jangan Jemawa

Liga Inggris Cerita Berulang, Guardiola Ingatkan Chelsea dan Liverpool Jangan Jemawa

Liga Inggris Cerita Berulang, Guardiola Ingatkan Chelsea dan Liverpool Jangan Jemawa


MANCHESTER - Pelatih Manchester City Josep Guradiola menebar ancaman kepada pesaing kuatnya, Liverpool dan Chelsea. Pelatih asal Spanyol itu yakin City akan bangkit lantaran belum mengerahkan seluruh kemampuan mereka di kompetisi Liga Primer Inggris 2018/2019.

City kembali ke jalur kemenangan saat gol dari pemain internasional Inggris Raheem Sterling dan Kyle Walker mengalahkan Newcastle United 2-1 pada pekan keempat Liga Primer Inggris 2018/2019 di Etihad Stadium, tujuh hari sejak imbang 1-1 menghadapi Wolverhampton di pekan ketiga. Sementara pesaing mereka, Liverpool dan Chelsea berhasil mempertahankan 100% kemenangan dalam empat pertandingan terakhirnya.

Citizen sejauh ini  menempati urutan empat klasemen dengan mengoleksi 10 angka hasil tiga menang dan satu imbang. Penampilan City dalam empat laga telah memunculkan indikasi awal bahwa mereka berada di jalur yang sama saat menjuarai Liga Primer Inggris 2017/2018

"Kami memiliki poin yang sama seperti musim lalu. Lawan kami memiliki lebih banyak poin daripada saat itu, saya sangat terkejut dengan apa yang terjadi musim lalu. Saya mengingat Chelsea dan Liverpool berada di bawah kami. Kini cerita itu seperti terulang kembali akan tetapi pada musim ini kami sepertinya akan bersaing dengan Liverpool dan Chelsea yang berada di puncak klasemen. Kami tahu kualitas mereka," kata Guardiola dikutip Sportkeeda, Senin (3/9/2018)



Dalam empat pertandingan sejauh ini, City tampaknya mengalami sedikit masalah di sektor pertahanan yang memungkinkan pemain Newcastle DeAndre Yedlin yang sempat menyamakan kedudukan lewat serangan balik - area permainan di mana mereka juga tampak rentan saat bermain imbang di Molineux- markas Wolves. Namun demikian, Guardiola puas dengan apa yang dia lihat sejauh ini

"Ketika para pemain anda berkompetisi di Piala Dunia kemudai mereka nyaris bertanding sebulan penuh di sana, dan kemudian mereka kembali bergabung dengan tim,  Anda tidak pernah tahu bagaimana Anda akan bereaksi dalam hal konsistensi. Tapi tim kami mampu menjaga konsistennya dengan mengalahkan Chelsea di Community Shield dan, secara umum, dalam empat pertandingan kami lebih baik daripada tim lain. Itulah yang kami cari, menjadi lebih baik. Kadang-kadang kami menang, kadang-kadang tidak," terang mantan pelatih Barcelona

"Menjadi lebih baik adalah mengendalikan, menciptakan lebih banyak peluang. Dalam empat pertandingan - bahkan Community Shield - itulah yang terjadi di tim ini," beber sang pelatih

Guardiola juga menambahkan bahwa yang terbaik belum datang dari timnya, dengan hal yang sama tampaknya benar dari Liverpool dan tim Chelsea masih dalam tahap beradaptasi di awal pemerintahan Maurizio Sarri.
 


"Tentu saja ini masih awal musim. Kami akan meningkatkan permainan kami. Hampir tidak mungkin setelah Piala Dunia, para pemain langsung mendapatkan performa terbaiknya. Tapi secara mental para pemain dan semua orang berada dalam kondisi terbaik," beber mantan pelatih Bayern Muenchen.

"Kami membutuhkan lebih banyak waktu dan setelah jeda internasional musim dimulai, kami benar-benar akan memiliki jadwal yang padat dengan berlaga di setiap pertandingan yang hanya berjarak tiga hari. Dan ini tentu saja menguras stamina tim," sebut pelatih 47 tahun.

"Yang harus kami lakukan adalah apa yang harus kami lakukan, mencoba menjadi lebih baik dari lawan setiap pertandingan, coba ikuti apa yang kami bicarakan dan persiapkan. Periode ini, dalam lima pertandingan resmi yang kami mainkan, itu sudah terjadi. Kami ingin mencetak lebih banyak gol tetapi kami menciptakan peluang," pungkas Guardiola. 
 

Tolak Kekayaan, Mantan Dosen Memilih Hidup Bertani

Tolak Kekayaan, Mantan Dosen Memilih Hidup Bertani

Tolak Kekayaan, Mantan Dosen Memilih Hidup Bertani


BANGKOK - Berdiri di sawah yang tergenang air setinggi lutut, Sompot Tubcharoen, 60, membajak ladangnya dengan mesin yang dia sebut “penghancur tanah”.

Ratusan pohon melon berjajar, sawah itu ditanami padi yang berwarna hijau di tengah ibu kota Thailand, Bangkok. Sawah itu berada di wilayah yang diincar para pengembang yang akan segera membelinya jika harganya cocok. Sejumlah perumahan, gedung perkantoran, dan lalu lintas yang padat itu dikelilingi lahan pertanian yang terletak 30 km timur laut pusat Bangkok.

Sompot merupakan mantan dosen dan peneliti di universitas yang meninggalkan ruang kuliah untuk dapat mengelola lahan pertanian milik keluarganya empat tahun silam. Dia mengaku sering menolak para pengembang yang ingin membeli tanahnya.

Sawahnya memiliki luas delapan hektare atau 50 rai menurut ukuran di Thailand. “Mereka menawari saya 20 juta bahtperrai tahunlalu. Tapi baru-baru ini diminta jika saya mau menjual senilai 33 juta baht (Rp15 miliar),” papar dia, dikutip kantor berita Reuters. 
 


Banyak petani lain yang telah menjual sawahnya di Bangkok dengan harga tanah saat ini naik 30% pada 2017, menurut data perusahaan real estate CBRE Group. Kenaikan harga tanah itu menunjukkan semakin langkanya lahan di ibu kota Thailand tersebut.

Awal tahun ini Inggris menjual kompleks kedutaan besar seluas 4 hektare di pusat kota yang telah dimilikinya selama 96 tahun, senilai USD547,13 juta.

Ini menjadi penjualan tanah terbesar dalam sejarah Thailand. Sompot yakin tanah miliknya itu menjadi kawasan hijau yang langka di Bangkok. Laporan studi yang mengamati faktor lingkungan di wilayah perkotaan, 2011 Asian Green City Index menunjukkan Bangkok memiliki jumlah ruang hijau per orang paling sedikit ketiga dibandingkan 22 kota Asia lainnya. 



Dia berencana membuka tempat bersantai di lahan pertaniannya agar warga dapat lari dari kejenuhan kota. “Kehidupan Bangkok sangat melelahkan dan orang mendambakan suasana alam. Mereka dapat datang untuk satu atau dua hari, beristirahat, dan kembali ke rumah dengan kondisi segar,” ujarnya.

Sompot telah menghabiskan dana USD603.136 untuk mengolah lahannya, dan itu belum dapat tertutup dari penjualan beras dan melon yang dihasilkan. Tapi, dia tidak ingin buru-buru menjual tanahnya.

“Peningkatan nilainya lebih tinggi dibandingkan bunga bank mana pun. Ini membuat saya gembira saat bangun dan mendengar kicauan burung-burung. Hidup lebih nyaman dengan begini,” pungkasnya
 

Sunday, September 2, 2018

Dua WNI Dicari Malaysia Terkait Kasus Kim Jong-nam, Ini Kata Kemlu

Dua WNI Dicari Malaysia Terkait Kasus Kim Jong-nam, Ini Kata Kemlu

Dua WNI Dicari Malaysia Terkait Kasus Kim Jong-nam, Ini Kata Kemlu


JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Indonesia menuturkan, dua warga negara Indonesia (WNI) yang dicari oleh polisi Malaysia adalah rekan Siti Aisyah. Keduanya dicari  untuk dijadikan saksi dalam kasus pembunuhan kakak tiri pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un yakni Kim Jong-nam.

Polisi mengidentifikasi dua wanita itu sebagai Raisa Rinda Salma dan Dessy Meyrisinta. Alamat terakhir mereka diketahui di Hotel Flamingo di Ampang, Malaysia, sebuah kota di pinggiran Kuala Lumpur.


Direktur Perlindungan Warga Negara dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kemlu RI, Lalu Muhammad Iqbal menyatakan, keduanya adalah teman sekamar Siti saat di Malaysia,

"Keduanya adalah WNI yang bersama SA berada di kamar 346 Hotel Flamingo saat SA ditangkap pada tanggal 16 Februari (tiga hari setelah kejadian). SA mengenal keduanya dengan panggilan Wati (Raisa) dan Mey (Dessy)," kata Iqbal pada Minggu (2/9).


"Kedua WNI dicari oleh otoritas Malaysia untuk dimintai keterangan  sebagai saksi atas permintaan pengacara pembela, jadi bukan sebagai tersangka. Keduanya blm pernah dimintai keterangan oleh penyidik sebelumnya," sambungnya.

Dia menambahkan, dalam rangka memperjuangkan keadilan bagi Siti, Indonesia berkepentingan agar seluruh fakta hukum terungkap dalam kasus ini. "Karena itu kita akan memberikan kerjasama kita kepada otoritas Malaysia dalam pencarian kedua WNI," ungkapnya.

Liga Inggris 10 Pemain United Bikin Burnley Gagal Keluar dari Zona Degradasi

Liga Inggris 10 Pemain United Bikin Burnley Gagal Keluar dari Zona Degradasi

Liga Inggris 10 Pemain United Bikin Burnley Gagal Keluar dari Zona Degradasi


BURNLEY - Jose Mourinho berhasil membersihkan nama baiknya di Manchester United setelah anak asuhnya sukses mencuri tiga poin saat bertandang ke markas Burnley pada matchday keempat Liga Inggris 2018/2019.  Bertanding di Turf Moor, tim berjuluk The Red Devils menang dengan skor meyakinkan 2-0.

Setelah menelan dua kekalahan beruntun melawan Brighton & Hove Albion FC dan Tottenham Hotspur, kursi pelatih yang diduduki Mourinho kian panas. Tak sedikit yang mendesak klub untuk segera mengakhiri masa depan pelatih asal Portugal itu.

Sadar berada di bawah tekanan, Mourinho pun menurunkan skuat utama kala bertandang ke markas Burnley. United pun tampil menyerang sejak menit awal dimulai. Pada menit 27, Romelu Lukaku sukses membungkam publik tuan rumah. Berawal dari umpan lambung Alexis Sanchez dari sisi kanan pertahanan lawan, penyerang asal Belgia yang berdiri bebas berhasil menuntaskan umpan tersebut dengan sundulan yang tak mampu dibendung Joe Hart.


Statistik menyebut jika itu merupakan gol pertama Lukaku di Liga Inggris bersama United sejak debutnya melawan West Ham United pada Agustus 2017. United telah memenangkan 23 pertandingan terakhir di Liga Inggris saat Setan Merah mencetak gol pembuka.
Catatan itu benar-benar terbukti. Satu menit sebelum turun minum, Lukaku kembali mencantumkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Burnley dengan melepaskan tendangan kaki kanan yang tak mampu diamankan kiper tuan rumah.

Babak pertama pun berakhir dengan keunggulan United 2-0. Di babak kedua, Mourinho tidak mengubah keadaan. Mereka tetap memainkan pola permainan menyerang, namun tidak ada gol tercipta hingga menit ke-70.


United justru terpaksa bermain dengan 10 pemain setelah Marcus Rashford diganjar kartu merah setelah menanduk pemain bertahan Burnley. Rashford tercatat sebagai pemain pengganti pertama United yang dikeluarkan pada pertandingan Liga Primer sejak Marouane Fellaini melawan Hull City, Mei 2015.

Meski bermain dengan 10 pemain, namun United mampu mengamankan tiga poin pada laga kandangnya. Dengan tambahan tiga poin, United mampu mendongkel posisi dari urutan ke-14 naik ke peringkat 10 dengan raihan enam poin. Sementara Burnley masih belum berhasil keluar dari zona degradasi.


Saturday, September 1, 2018

Tinju Alami Pendarahan di Otak, Mantan Juara Dunia Gantung Sarung Tinju

Tinju Alami Pendarahan di Otak, Mantan Juara Dunia Gantung Sarung Tinju

Tinju Alami Pendarahan di Otak, Mantan Juara Dunia Gantung Sarung Tinju


KOBE - Ryuya Yamanaka, petinju Jepang yang belum lama ini kehilangan mahkota juaranya, dengan perasaan yang sangat berat menyampaikan keputusannya untuk gantung sarung tinju di usia yang relatif masih cukup muda.

Kekalahan angka dari petinju Filipina, Vic Saludar pada 13 Juli lalu ternyata tidak hanya membuat Yamanaka harus merelakan gelar dunia kelas minimum WBO-nya berpindah tangan. Namun juga harus memaksanya untuk mundur dari ring tinju profesional.

Usai kekalahan dari Vic Saludar, Yamanaka langsung dibawa ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan medis, petinju berusia 23 tahun itu didiagnosis mengalami pendarahan di sekitar otak.

Dengan adanya aturan dari Komisi Tinju Jepang jika dokter menemukan adanya pendarahan otak selama sesi pelatihan atau pertarungan dari seorang petinju, maka lisensi sang petinju otomatis tidak berlaku lagi.
 


"Saya tidak bisa menerimanya pada awalnya. Saya pikir saya bisa terus bertinju sampai saya berusia 30 tahun. Saya ingin terus bertarung selama saya merasa cukup kuat," ujar Yamanaka dalam konferensi pers, Jumat (31/8).

"(Pensiun) datang jauh lebih cepat daripada yang saya duga, tapi saya ingin berterima kasih kepada semua orang di sekitar saya atas dukungan mereka," lanjut petinju kelahiran 11 April 1995 seperti melansir dari Kyodo News.

Debut Yamanaka di ring tinju profesional terjadi pada 22 Juni 2012. Dia kali pertama meraih gelar dunia kelas minimum WBO pada 27 Agustus tahun lalu dengan mengalahkan petinju senegaranya, Tatsuya Fukuhara.
 


Maret lalu, Yamanaka sukses mempertahankan sabuk juaranya lewat kemenangan TKO di ronde kedelapan pada laga kontra Moises Calleros dari Meksiko. Namun, akhirnya Yamanaka menderita kekalahan saat melakoni laga mempertahankan gelar kedua melawan Vic Saludar.

Hingga memutuskan pensiun dari dunia tinju profesional, Yamanaka tercatat telah menjalani 19 pertarungan tinju dengan hasil 16 kemenangan (5KO) dan tiga kekalahan. 
 

Liga Inggris Gebuk Newcastle, City Teror Chelsea dan Liverpool

Liga Inggris Gebuk Newcastle, City Teror Chelsea dan Liverpool

Liga Inggris Gebuk Newcastle, City Teror Chelsea dan Liverpool


MANCHESTER - Manchester City meraih kemenangan ketiganya di Liga Inggris 2018/2019. Menjamu Newcastle United pada matchday keempat di Stadion Etihad Stadium, tuan rumah menang dengan skor tipis 2-1, Minggu (2/9/2018) WIB.

Gol pembuka City dicetak oleh Raheem Sterling saat pertandingan baru berjalan delapan menit. Berawal dari umpan Benjamin Mendy, pemain sayap tuan rumah sukses melepaskan tendangan kaki kanan yang langsung menggetarkan gawang Newcastle.

Newcastle mampu menyamakan kedudukan pada menit 30 melalui gol yang dicetak DeAndre Yedlin. Skor 1-1 bertahan di interval pertama. Memasuki babak kedua, City tak mengendurkan serangan. Mereka kian gencar untuk menggandakan kedudukan.
 


Namun upaya pasukan Pep Guardiola untuk menambah gol baru tercipta di menit 52. Adalah Kyle Walker yang sukses memanfaatkan umpan Sergio Aguero untuk dijadikan sebagai gol dengan melepaskan tendangan terukur dari luar kotak penalti.

Walker pun mengakhiri dahaga gol dalam 52 pertandingan bersama City di semua kompetisi. Ini juga menjadi gol penutup di pertandingan ini, sebab skor 2-0 untuk kemenangan City bertahan hingga pertandingan usai.


Tim berjuluk The Citizens secara statistik belum terkalahkan dalam 22 pertandingan terakhir melawan Newcastle (W18 D3). Ini merupakan rekor terpanjang klub yang tak pernah kalah melawan tim di Liga Primer.

Berkat tambahan tiga poin ini, City sukses meneror posisi pertama Liverpool dan kedua Chelsea dengan membuntutinya di peringkat ketiga dengan raihan 10 poin. City hanya tertinggal dua angka dari dua klub teratas. 
 

Cara Pasang Apk | Cara Betting | Cara Bermain | Panduan Bermain Casino

Popular Posts